Ok,setelah era horor dan cinta remaja,lalu "gelombang" film indonesia bergeser ke...err..komedi seksual(gw lupa siapa yg pernah nulis genre ini)
Setelah disuguhi Quickie Express,lalu muncullah kawin kontrak
Dan berikutnya,sebentar lagi kita akan di suguhi film monti tiwa,Antara aku kau dan mak erot
Apaan sih ni semua?
Latah kah?
Dalam sebuah acara behind the scene monti tiwa berkomentar tentang adegan ciuman dalam film mak erotnya itu "gini deh,kapan lagi sih lo ciuman dan dibayar?"
Mungkin memang wajar Masyarakat Film Indonesia menggugat Lembaga Sensor Film,sementara film berbagi suami harus dipotong adegan yg dianggap "tak pantas",sementara banyak adegan jorok tak bermakna dalam film lain masih diloloskan
Dan herannya dulu,ya dulu,ketika film buruan cium gw beredar,banyak pihak protes karena judul dan adegan ciuman
Tapi sekarang,justru TIDAK ADA YG MERIBUTKAN film2 yg jelas2 mengumbar seksual,walau dibalut dalam komedi
Apa karena komedi maka tema seksual banyak diloloskan?
Kita lihat saja,setelah antara aku kau dan mak erot,apakah akan ada lagi film2 komedi seksual yg akan nongol
Biasanya sih banyak yg latah.....